Di sebuah tempat mandi umum di dekat terminal, Ricky si
preman pasar ribut kehilangan kolornya. Tanpa mengenakan baju apalagi handuk
Ricky langsung keluar dan teriak teriak.
Orang orang yang mandi langsung kaget and ketakutan.
Ricky : ”Woyyyy!!! Siapa yang ambil kolor gue???”
Suasana menjadi hening, orang orang tidak ada yang berani menjawab.
Ricky : ”Jangan macam macam ya sama gua, lu semua ga’ mau kan kejadian sebulan yang lalu terulang lagi??”
Bentak Ricky dengan nada kesal sambil megang golok, semua orang ketakutan lalu satu persatu dari mereka beranjak pergi, yang tertinggal hanya Sabrina.
Dengan tubuh gemetar sambil menggigit jarinya and tatapannya tidak lepas dari sosok Ricky yang berdiri tegak di hadapanya, sabrina mencoba bertanya.
Sabrina : ”Emangnya ada kejadian apa sebulan yang lalu disini??”
Ricky : ”Eike pulang ga’ pake kolor cyiin. Rempong duweh sumpehh” jawab Ricky sambil nyolek pipi Sabrina.
Ricky : ”Woyyyy!!! Siapa yang ambil kolor gue???”
Suasana menjadi hening, orang orang tidak ada yang berani menjawab.
Ricky : ”Jangan macam macam ya sama gua, lu semua ga’ mau kan kejadian sebulan yang lalu terulang lagi??”
Bentak Ricky dengan nada kesal sambil megang golok, semua orang ketakutan lalu satu persatu dari mereka beranjak pergi, yang tertinggal hanya Sabrina.
Dengan tubuh gemetar sambil menggigit jarinya and tatapannya tidak lepas dari sosok Ricky yang berdiri tegak di hadapanya, sabrina mencoba bertanya.
Sabrina : ”Emangnya ada kejadian apa sebulan yang lalu disini??”
Ricky : ”Eike pulang ga’ pake kolor cyiin. Rempong duweh sumpehh” jawab Ricky sambil nyolek pipi Sabrina.

No comments:
Post a Comment